Menampilkan: SEJARAH | Terakhir diperbarui: Hari ini
Keyboard shortcuts: Ctrl+1 (SEJARAH), Ctrl+2 (DEMOGRAFI), Ctrl+3 (KEADAAN SOSIAL), Ctrl+4 (KEADAAN EKONOMI), Ctrl+5 (KONDISI PEMERINTAHAN), Ctrl+6 (STRUKTUR ORGANISASI), Ctrl+7 (MASALAH DAN POTENSI), Ctrl+8 (RENCANA PEMBANGUNAN)
Loading...
Sejarah Desa
SEJARAH DESA
Pada Tahun 1940 tempo dulu berawal adalah sebuah nama “ SIHIDA NGORI “ yang artinya lihat – lihat saya, pada jaman Belanda oleh masyarakat disebut “ Desa Contoh “ karena saat itu sangat kental pengaruh dialek bahasa Belanda dan Portogis hingga saat ini Shida Ngori di ubah menjadi Desa Contoh .Pemerintah saat itu dipimpin seorang dusun Mahimo Desa Contoh Almarhum Bapak Dano Ismail Do Malik.Desa Contoh tempo dulu sampai sekarang ada dua ( 2 ) buah peninggalan sejarah Purbakala “ BENTENG PORTOGIS dan KUBURAN TUA ( Keramat ) yang sering dikenal di Desa Contoh “ KUBU LAMO “
Pada tahun 1940 Desa Contoh sebelum dipisahkan menjadi dua ( 2 ) desa yang difinitif dipimpin oleh :
Tahun
Sebagai
Nama
Status
1941 -1942
Mahimo
Dano Ismail Do Malik
Meninggal
1942 – 1950
Mahimo
Mahmud
Meninggal
1950 – 1960
Mahimo
Buang Meraj
Meninggal
1960 – 1968
Kepala Desa
Mahrus Tuhulele
Meninggal
1968 – 1970
Kepala Desa
Hamid Sehe
Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan penduduk serta pembangunan yang ada dimasing – masing dusun.
Pada tahun 1970 Desa Contoh dipisahkan menjadi dua ( 2 ) Desa yang difinitif antara lain :
Desa Contoh
Desa Contoh Dehe
Tahun (1970 –1972 ) Kawi Kamarudin sebagai Kepala Desa Contoh
Tahun ( 1972 – 1994 ) Kawi Kamrudin sebagai Kepala Desa Contoh
Pada tahun 1989 Benteng Portogis yang di akui oleh Pemerintah Pusat dengan Keputusan Direktur Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan sejarah Purbakala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 491/C.1/F5.1/1989 tentang, Pengangkatan Bapak Kawi Kamrudin Juru Kunci/Juru Pelihara Proyek Pelestarian dan Pemanfaatan Peninggalan Sejarah Purbakala Propinsi Maluku
Tabel 2. Sejarah Pemerintahan Desa Era Baru
Tahun
Sebagai
Nama
Desa
1995 –1996
Kepala Desa
Thaib Manan
Desa Contoh
2000 –2006
Kepala Desa
Usman H.Gani
Desa Contoh
2006 - 2012
Kepala Desa
Jauhar Sau
Desa Contoh
2012-2018
Kepala Desa
Usman H.Gani
Desa Contoh
2018-2019
Pjs Kepala Desa
Hasriani
Desa Contoh
2019- Sekarang
Kepala Desa
Sukardi Diadi
Desa Contoh
Keadaan Ekonomi Desa
Keadaan ekonomi mencakup berbagai aspek perekonomian masyarakat desa, termasuk mata pencaharian, pendapatan, pengeluaran, dan potensi ekonomi lokal.
Aspek Keadaan Ekonomi Desa Contoh:
(a) Pertanian :
Jenis Tanaman :
No
Jenis Tanaman
Luas
1
Padi Sawah
162,5 Ha
2
Padi Ladang
-
3
Padi Ladang
-
4
Jagung
-
5
Palawija
-
6
Tembakau
-
7
Tebu
-
8
Kakao/Coklat
-
9
Sawit
-
10
Karet
-
11
Kelapa
11 Ha
12
Kopi
-
13
Singkong
4 Ha
14
Lain-lain
4 Ha
(b) Peternakan :
Jenis Ternak :
No
Jenis Ternak
Jumlah
1
Kambing
0 Ekor
2
Sapi
0 Ekor
3
Kerbau
0 Ekor
4
Ayam
0 Ekor
5
Itik
0 Ekor
6
Burung
0 Ekor
7
Lain-lain
0 Ekor
(c) Perikanan :
Jenis Perikanan :
No
Jenis Tambak
Jumlah
1
Tambak Ikan
0 Ha
2
Tambak Udang
0 Ha
3
Lain-lain
0 Ha
(d) Struktur Mata Pencaharian :
Jenis Pekerjaan :
No
Jenis Pekerjaan
Jumlah
1
Petani
81 Orang
2
Pedagang
21 Orang
3
PNS
37 Orang
4
Tukang
45 Orang
5
Guru
20 Orang
6
Bidan/Perawat
2 Orang
7
TNI/POLRI
12 Orang
8
Pensiunan
9 Orang
9
Sopir/Angkutan
6 Orang
10
Buruh
20 Orang
11
Tukang Jahit
1 Orang
12
Wiraswasta
227 Orang
13
Pembantu Rumah Tangga
0 Orang
14
Nelayan
51 Orang
Demografi Desa
Demografi adalah studi tentang karakteristik populasi manusia, termasuk jumlah penduduk, struktur umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan aspek sosial ekonomi lainnya.
Data Demografi Desa Contoh:
(a) Batas Wilayah Desa :
Letak geografi Desa Contoh , terletak diantara :
Letak
Nama Desa
Sebelah Utara
Desa Domato
Sebelah Selatan
Laut Ternate
Sebelah Timur
Desa Contoh Dehe
Sebelah Barat
Desa Moiso
(b) Luas Wilayah Desa :
Wilayah
Luas
Pemukiman
61,50 Ha
Pertanian Sawah
10 Ha
Ladang/Tegalan
-
Hutan
5,249 Ha
Rawa-rawa
-
Perkantoran
1,144 Ha
Sekolah
560 Ha
Jalan
8,5 Ha
Lapangan Sepak Bola
1,900 Ha
(c) Orbitasi :
Wilayah
Jarak
Jarak ke ibu kota kecamatan terdekat
1 KM
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan
0,05 Menit
Jarak ke ibu kota kabupetan
28 KM
Lama jarak tempuh ke ibu kota Kabupaten
60 Menit
(d) Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin :
Data
Jumlah
Kepala Keluarga
549 KK
Laki-laki
1187 Orang
Perempuan
1203 Orang
Keadaan Sosial Desa
Keadaan sosial mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, termasuk pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan interaksi sosial antar warga.
Aspek Keadaan Sosial Desa Contoh:
(a) Pendidikan :
Pendidikan
Jumlah
SD/ MI
561 Orang
SLTP/ MTs
395 Orang
SLTA/ MA
645 Orang
S1/ S2/ Diploma
71 Orang
Putus Sekolah
- Orang
Buta Huruf
- Orang
(b) Lembaga Pendidikan :
Lembaga
Jumlah
Lokasi
Gedung TK/PAUD
2 Buah
Lokasi di RT.02 dan RT.06
SD/MI
2 Buah
Lokasi di RT.03 dan RT.06
SLTP/MTs
-
-
SLTA/MA
-
-
TPQ
1 Buah
Lokasi di RT.02
(c) Kesehatan :
(1) Kematian Bayi :
Bayi
Lahir
Meninggal
Lahir
2019
21 Orang
Kematian
2019
0
(2) Kematian Ibu Melahirkan :
Ibu
Melahirkan
Meninggal
Melahirkan
2019
21 Orang
Meninggal
2019
0
(3) Cakupan Imunisasi :
Imunisasi
Jumlah
Orang
Polio 3
15
Orang
DPT-1
19
Orang
Cacar
11
Orang
(4) Gizi Balita :
Jumlah Balita 21 Orang
Gizi Buruk
Gizi Baik
Gizi Buruk
8
29
4
(5) Pemenuhan Air Bersih :
Pengguna
Jumlah
Satuan
Sumur Galian
28
KK
Air PDAM
521
KK
Sumur Pompa
-
KK
Sumur Hidran Umum
-
KK
Pengguna Air Sungai
-
KK
(d) Keagamaan :
1. Data Keagamaan Desa Contoh Tahun 2019
Agama
Jumlah
Satuan
Islam
2390
Orang
Kristen
-
Orang
Katolik
-
Orang
Hindu
-
Orang
Budha
-
Orang
2. Data Tempat Ibadah
Tempat Ibadah
Jumlah
Satuan
Masjid/Musholla
6
Buah
Gereja
-
Buah
Pura
-
Buah
Vihara
-
Buah
Kondisi Pemerintahan Desa
Kondisi pemerintahan desa mencakup struktur organisasi, aparatur desa, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
Aspek Kondisi Pemerintahan Desa Contoh:
a. Lembaga Pemerintahan
Nomor
Aparat Desa
Jumlah
Satuan
1
Kepala Desa
1
Orang
2
Sekertaris Desa
1
Orang
3
Perangkat Desa
3
Orang
4
BPD
5
Orang
b. Lembaga Kemasyarakatan
Nomor
Lembaga Kemasyarakatan
Jumlah
Satuan
1
LPM
1
Lembaga
2
PKK
1
Lembaga
3
Posyandu
3
Lembaga
4
Pengajian
3
Kelompok
5
Arisan
2
Kelompok
6
Simpan Pinjam
1
Kelompok
7
Kelompok Tani
4
Kelompok
8
Kelompok Nelayan
1
Kelompok
9
Pemuda
1
Kelompok
10
Risma
0
Kelompok
11
Ormas/LSM
0
Kelompok
12
Lain-lain
0
Kelompok
c. Pembagian Wilayah
Nomor
Nama RT
Jumlah
Satuan
1
RT. 01
1
RT
2
RT. 02
1
RT
3
RT. 03
1
RT
4
RT. 04
1
RT
5
RT. 05
1
RT
6
RT. 06
1
RT
Struktur Organisasi Desa
Struktur organisasi desa menggambarkan susunan dan hierarki kepemimpinan serta pembagian tugas dalam pemerintahan desa.
Komponen Struktur Organisasi Desa Contoh:
A. Pembagian Wilayah
Nomor
Jabatan
Nama
1
Kepala Desa
SUKARDI DIADI
2
Sekertaris Desa
SATRIYANI OMO, ST
3
Kepala Urusan Pemerintahan
SABID M NUR
4
Kepala Urusan Umum
ALMA MUDAR
5
KKepala Urusan Kesra
HAMDAN ABDUL
6
Kepala Urusan Keuangan
MARDIANA TOGOLOBE
7
Kepala Urusan Keuangan
MARDIANA TOGOLOBE
8
RT. 01
NABIL LUMAELA
9
RT. 02
AJI RISAHONDUA
10
RT. 03
AMIR RUMAIN
11
RT. 04
RAMLI HAIYUN
12
RT. 05
MUNAWAR BAMA
13
RT. 06
IDRIS BASIR
Masalah dan Potensi Desa
Analisis masalah dan potensi desa merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan desa untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang ada.
Aspek Masalah dan Potensi Desa Contoh:
Masalah infrastruktur dan aksesibilitas
Potensi sumber daya alam
Kendala dalam pengembangan ekonomi
Peluang investasi dan kerjasama
Permasalahan sosial dan lingkungan
Potensi wisata dan budaya
Rencana Pembangunan Desa
Rencana pembangunan desa merupakan dokumen perencanaan yang disusun secara partisipatif oleh masyarakat desa untuk mengarahkan pembangunan desa dalam jangka waktu tertentu.
Aspek Rencana Pembangunan Desa Contoh:
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)